“Hello,
Future Queen”
“Aku tidak pernah meminta untuk dilahirkan dengan kondisi seperti ini, tapi kenapa semua orang memperlakukanku seolah semua ini salahku? Boleh aku menyalahkan takdir?”
Sebuah ujaran bahwa dirinya adalah sebuah petaka, kutukan, dan sebagainya sudah menjadi makanan sehari-hari baginya. Terlahir dengan nama asli Shiraishi Ankoku merupakan anak terakhir keluarga Ankoku yang lambangkan dengan seekor kucing, mengikuti 12 shiho china sebagai identitas mereka.
Ankoku seringkali dikucilkan sebab berbeda dengan para saudaranya, Ankoku terlahir dengan kondisi fisik yang lemah sekalipun ia juga merupakan pure blood vampire padahal menurut leluhurnya Ankoku seharusnya menjadi saudara terkuat karena terlahir tepat saat bulan purnama. Sebuah kesialan, ia malah menjadi yang paling lemah membuatnya begitu mudah dipermainkan, tidak terkecuali kedua orangtuanya membuatnya selalu sendiri. Dia dianggap sebagai aib keluarga.
Semua orang di keluarganya memperlakukannya dengan berbeda, dia dituntut untuk menjadi sempurna. Sekalipun usianya baru menginjak 4 tahun, dia sudah dipaksa untuk mengikuti pelajaran setara anak kelas tiga bangku sekolah dasar sedangkan kakak-kakaknya masih diperbolehkan bermain-main dan dimanja.
Tidak ada mainan kecuali boneka pink yang sudah lusuh, tidak ada gaun-gaun cantik, tidak ada makanan enak, tidak ada kasih sayang. Hidupnya terasa sangat dingin. Dia biasa menghabiskan waktunya belajar atau berdiam di kamarnya yang lebih mirip dengan gudang padahal rumahnya menyerupai kastil, bahkan para pelayan diberikan kamar yang lebih bagus daripada dirinya.
Diantara begitu banyak orang yang memperlakukannya seolah dirinya adalah benda, hanya satu pelayan yang memperlakukannya dengan baik, memberinya makanan enak secara diam-diam, walaupun sebatas potongan roti namun Ankoku sangat menghargainya, sayangnya ketahuan oleh sang kakak hingga pelayan tersebut berakhir dipecat.
Tahun demi tahun berlalu dengan begitu berat sampai diusianya yang kesembilan, keluarganya berniat mengorbankannya untuk menggantikan posisi ‘kucing’ di status keluarganya, menenggelamkannya ke arus sungai yang begitu deras namun Ankoku berhasil selamat ketika seseorang menemukannya tidak sadarkan diri di tepi sungai.
Sayangnya, bukan orang-orang baik yang menemukannya melainkan kumpulan yakuza yang ditakuti, mereka juga berniat menjual Ankoku namun dikarenakan kondisi Ankoku yang sangat lemah hingga menurunkan harga jual membuat sekumpulan yakuza itu untuk setidaknya memperbaiki kondisi bocah malang itu.
Dia disekap di ruangan yang gelap namun tetap diberikan makan yang enak, tapi mengingat ia adalah seorang vampire, tentu makanan biasa tidak bisa memulihkan kondisinya sampai akhirnya ia pun membunuh setidaknya tiga orang anak buah yakuza tersebut untuk mendapatkan darah dan mengembalikan kekuatannya.
Apa yang dilakukannya ini akhirnya diketahui oleh kepala yakuza tersebut yang bernama Kinoshita Hisoka yang kemudian membebaskan Ankoku. Takdirnya bukan lagi untuk dijual namun diperalat oleh Hisoka. Baiknya, Hisoka memperlakukan Ankoku sebagai berlian yang dapat ia gunakan untuk membunuh lawan-lawannya, tidak hanya Hisoka namun Anko juga mendapat keuntungan dari sana yaitu darah. Hisoka akan menyekap lawannya ke dalam satu ruangan dimana disana ada Anko yang siap menyantap menunya. Hisoka juga memperlakukan Anko dengan baik, memberinya sejumlah pakaian bagus dan peralatan makeup untuk mempercantik diri ketika mengetahui sang gadis haus akan pujian, hingga kalimat seperti “Kamu cantik,” dan “Kamu pintar,” seringkali ia terima dari sang adam.
Panggilan ‘Kitten’ kini tersemat padanya sebagai bentuk kasih sayang, begitu pula dengan Anko yang memanggil Hisoka dengan sebutan ‘Daddy’. Sekalipun konotasi dan interaksi keduanya terkesan sugestif, keduanya tidak pernah berhubungan secara seksual karena bagi Hisoka, Anko adalah mainan miliknya, padahal diam-diam Anko menaruh perasaan pada ‘Daddy’-nya tersebut. Baginya usia bukan penghalang, terlebih ketika ia beranjak dewasa ia semakin mahir menunjukkan ketertarikannya, ia terbiasa duduk dipangkuan sang adam lalu merengek meminta pelukan atau ciuman yang seringkali tidak dihiraukan, namun Anko tetap melakukannya.
Tahun 1880 menjadi tahun yang buruk baginya sebab tuannya mati terbunuh di tangan musuhnya. Tidak terima dengan kepergian Hisoka, Anko menyimpan abu Hisoka ke dalam sebuah vial dan dimasukkan ke dalam boneka yang selalu bersamanya tersebut yang ia beri nama ‘Teddy’.
────── Biography
| データ | 情報 |
|---|---|
| Name | |
| Kanji | 木下暗黒 |
| Nicknames | Ann, Ankoku, Weak (by Shiraishi), Kitten (by Hisoka), Neko |
| Notable Alias | The Cat |
| Place of birth | Yokohama, Japan |
| Birth Date | 14 February 1850 |
| Age | 18 years old |
| Sexual Orientation | Heterosexual |
| Gender | Female |
| Occupation | Student |
| Race | Pure blood vampire |
| Ability | Pain Infliction |
────── Personality
Singkatnya, Ankoku adalah seseorang yang bermuka dua dan manipulatif. Ankoku di luar terlihat sebagai sosok yang mudah tersenyum, dan sangat jujur. Ia mudah beradaptasi dan cenderung banyak berbicara. Karismatik, jahil dan lebih memetingkan orang lain ketimbang dirinya, sosok yang perfeksionis namun juga keras kepala namun dibalik topeng itu dia sebenarnya adalah sosok yang rapuh, insecure sehingga seringkali membutuhkan orang lain untuk memberinya validasi untuk hal-hal sepele, seperti “Apa aku cantik?” atau “Aku anak yang baik, kan?”. Ia begitu haus akan pujian karena selama hidupnya ia seringkali mendapat cacimaki, sehingga mendapat perlakuan manis akan mudah membuatnya tahkluk. Ekspresif, selalu menunjukan apa yang dia rasa dan terkadang menjadi impulsif ketika merasa tertekan membuatnya sedikit bahkan sangat kekanak-anakan. Sosok yandere yang over protective dan posesif.
| MBTI | ESFJ-A |
| Enneagram | 3w2 |
| Alignment | Chaotic Good |
| Disorders | Jealousy |
────── Physical Appearance
Portrayed by Kim Minjeong/Winter æspa
Anko sangat memperhatikan penampilannya, mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki, hal ini karena dia haus akan pujian dan sangat menjaga imejnya, biasanya dia akan mengenakan sesuatu yang kasual dan feminim, Anko selalu memoles wajahnya dengan riasan karena tanpa riasan ia terlihat sangat pucat, terlebih ketika kondisinya sudah sangat lemah, kulitnya tampak bercahaya di bawah terik matahari.
Mengganti nama belakangnya karena ia tidak ingin diasosiasikan dengan keluarga Shiraishi dan mengadopsi nama belakang Hisoka yaitu Kinoshita sebagai bentuk obsesinya terhadap pria tersebut
Membawa satu botol kecil berisi cairan aroma therapy aroma lavender untuk mendistraksi penciumannya dari bau darah
Ia senang menggambar di waktu luangnya, juga membaca manga shoujo
Tidak menyukai kopi Americano, terlalu pahit
Polyglot, mampu berbicara beragam bahasa
Dia tidak bisa melihat orang lain tertindas, instingnya akan menyuruhnya melakukan pembelaan
Mengoleksi boneka, namun kesukaannya tetaplah ‘Teddy’.
Tidak menyukai serangga
Fisiknya lemah dan ia tidak pandai bertarung, namun sebagai vampire ia cukup kuat untuk bertahan.
Lemah atas perlakuan manis membuatnya mudah tunduk.
Tidak menyukai musim panas
Social Butterfly
Mengindap Stockholm Syndrome
Menyukai warna pink
Meskipun seorang vampire, Anko membenci vampire lainnya karena perlakuan tidak menyenangkan yang diterimanya sejak kecil
────── Relations.
Light Purple for PC
Dark Purple for NPC
Congratulations for reaching the last part of this website! :D
This is Addie, Ankoku's writer speaking! First of all, I would like to thank you for reading until the very end. Aaaand, I would love to say a few speeches regarding the character and it's references!
I hereby clarify that this character, account, and website are created for roleplaying purpose only and are not affiliated with the faceclaim.This original character is actually based on Diabolik Lovers' Kanato Sakamaki/MHA's Himiko Toga. Nonetheless, the character design, personality, the background story, as well as the trivial information about it are purely born from my imagination. Please REFRAIN from plagiarizing, copying, and claiming this character be it partially or completely.
This character is a work of fiction and has nothing to do with anything in real life. If there is any similarities with real life occurrences, it should be solely coincidences. I would love to have plot with everyone, so please don't be hesitated to hit me for a plot! I'm open for any kind of story lines as long as it fits my muse, and I'm open for any kind of relations.
Lastly, please always kindly tell me if you have something to say (like remind me to reply your plots, scold me if I have done something wrong, etc). I will highly appreciate it!








